Filipina Ancam Jika China Duduki Perairan Sengketa

Filipina Ancam Jika China Duduki Perairan Sengketa

Filipina Ancam Jika China Duduki Perairan Sengketa – Presiden filipina meminta kapal – kapal nelayan penjaga pantai china,

Segara angkat jangkar dari pulau Thitu yang ada di perairan laut china selatan yang menjadi sengketa.

Presiden Filipina akan mengirimkan pasukan jika gublisannya tidak dituruti oleh kapal – kapal miliki china,

Presiden Filipina meminta dan memohon agar tidak menepati pulau Thitu karena disana ada pasukan milik Filipina.

Jika china menyentuh pulau sengketa itu ceritanya lain,

saya akan memerintahkan prajurit saya untuk bersikap melakukan misi bunuh diri kata presiden filipina.

Presiden filipina sudah mengatakan berulang – ulang kali filipina siap berperang kepada china terkait sengketa pulau di laut china selatan itu,

Nanum kemungkinan besar filipina akan mendirita jika hal itu terjadi.

Filipina Ancam Jika China Duduki Perairan Sengketa

Kementrian luar negri filipina sudah melayangkan protes atas keberadaan ratusan kapal china di pulau thitu, militer filipina sudah memantau ada 200 san kapal china berada di pulau thitu sejak awal 2019.

Zhao mengatakan nelayan China dan Filipina sama-sama bisa berlayar di perairan dekat pulau tersebut, ia membantah kapal-kapal nelayan asal negaranya itu membawa persenjataan.

Diantara kedua negara itu antara filipina dan china sama – sama mengklaim bahwa mereka yang mempunyai pulau thitu itu, Filipina bahkan pernah menggugat China atas klaim historisnya di perairan itu ke Pengadilan Arbitrase Permanen / PCA pada Juni 2016 lalu.

Filipina Menggugat China

Mesiki Filipina memenangkan gugatan mereka atas china, china masih berkeras tetap mengklim bahwa hak historis atas perairan yang menjadi jalur pedagangan utama.

Beijing bahkan telah membangun sejumlah pulau buatan dan menepatkan sejumlah fasilitas militer hinga radar kepulau – pulau tersebut.

Cahaya dari ratusan bangunan yang ada di pulau – pulau buatan bisa di lihat dari pulau thitu setiap malam hari.

Selain Filipin negara seperti malaysia, bruney, taiwan juga mengklaim atas perairan itu, filipina memang merupakan sekutu amerika, namu semenjak presiden yang baru mereka sekarang lagi berdekatan dengan china.